Selasa, 03 Januari 2017

SUGAR DADDY BY SAWYER BENNETT (REVIEW IN BAHASA)

*Picture by https://www.goodreads.com/book/show/25573737-sugar-daddy*



*NOVEL DEWASA*

-MATURE ONLY-


Judul Buku : Sugar Daddy
Series : Sugar Bowl #1
Penulis : Sawyer Bennett
Desain Cover : Sarah Hansen
Penerbit : Loveswept
Format : E-book
E-book ISBN : 9781101968123
Jumlah Halaman : 242
Genre : Fiksi, Romance, Kontemporer
Harga : -


Sinopsis

Sela Halstead lost her innocence in a way that no sixteen-year-old should ever have to endure. She’s spent years trying to forget that night even while wondering about the identities of the monsters who brutalized her—until a telltale tattoo flashes across Sela’s TV screen. The incriminating ink belongs to Jonathon Townsend, the millionaire founder of The Sugar Bowl, a website that matches rich older men with impressionable young women. Obsessed with revenge, Sela infiltrates Townsend’s world, only to come face-to-face with a tantalizing complication: Beckett North, his charismatic business partner.

The tech mastermind behind The Sugar Bowl, Beck always gets what he wants, in business and in bed. And yet, for a man who’s done every dirty thing imaginable, there’s something about the naïve, fresh-faced Sela that sparks his hottest fantasies. Because with her, it’s not just about sex. Beck opens up to her in ways he never has with other girls. So why does he get the feeling that she’s hiding something? In a world of pleasure and power, the shocking truth could turn them against each other—or bind them forever.

Note:
 Sugar Daddy ends on a cliffhanger. Sela and Beck’s story continues in Sugar Rush and Sugar Free!



Review

Pada saat berumur 16 tahun dan diperkosa lebih dari satu orang bukan bagian dari kenikmatan masa remaja yang seharusnya Sela Halstead alami. Kisah kelam membuatnya menjadi pribadi yang berbeda dalam memandang hubungan dan merasa diri sendiri adalah sosok yang unworth it. Sela bukan pribadi yang pemaaf mengenai masa lalunya. Dirinya penuh tekad dalam misi pembalasan dendam. Mengusahakan banyak cara supaya dapat menemui salah satu pemerkosanya, yaitu Jonathon Townsend.

Walau sudah memperkirakan masak-masak tentang pribadi Jonathon Townsend, siapa sangka langkah awal Sela untuk membalaskan dendamnya berbuah sedikit letupan kemenangan. Kemenangan yang awalnya salah satu kegagalan Sela untuk menemui salah satu pemerkosanya. Yang ada Sela bertemu dengan golden ticket-nya. Bertemu Beckett North tanpa diduga, menjadi kunci terbaik Sela untuk mempelajari Jonathon Townsend selain pencarian lewat internet.

Pertemuan tak terduga dan hubungan yang berlanjut antara Beck dan Sela ternyata sedikit menjadi  boomerang bagi perempuan itu. Tak menduga bahwa perasaan diantara Beck dan Sela berkembang, bagaimana seakan dendamnya untuk Jonathon Townsend—yang  diketahuinya sebagai sohib Beck, runtuh perlahan-lahan. Berusaha mengikisnya perlahan. Hanya saja Sela tetaplah Sela, pribadi yang pernah tenggelam dalam pusaran kelam sebagai korban pemerkosaan.

Melalui Beck perempuan itu bisa sedikit demi sedikit mendekati keinginannya, namun sayangnya langkah yang Sela ambil memiliki resiko yang menghancurkan kepercayaan diantara mereka. Beck yang kecewa dengan permainan kebohongan Sela dan hati perempuan itu yang hancur, yang sebelumnya pernah sempat membaik dengan kehadiran Beck.


***
Berhubung karena aku membeli novel ini dalam versi e-book, jadi aku tidak akan berkomentar banyak mengenai bagian ini. Cover ini sangat manis, dengan unsur gula-gula dan berwarna pink membuat cover ini sukses menjadi jajaran novel eye-catching versiku. Lagi, berkali-kali aku menyesal karena tidak membeli versi paperbacknya. L
Aku membeli novel ini di Google Play Book, kalau tidak salah waktu itu harganya kurang lebih sekitaran IDR 13.000 sekian. Murah ya? Aku juga kaget, secara waktu aku beli novel ini termasuk jajaran novel yang belum lama terbit. Bisa jadi ini salah satu bentuk promosi. Sering kok aku lihat novel luar (khusus novel inggris romance) yang kuketahui di awal terbit memberikan promo dengan harga murah. Tapi biasanya FOR LIMITED TIME ONLY.

Mengenai isi , novel romance tentang pembalasan dendam ini tak pernah disangka justru begitu banyak unsur manis di dalamnya. Diceritakan dengan dua point of view dari Sela Halstead dan Beckett North, percaya atau tidak, penulis berhasil membangun dua hubungan karakter yang bisa membuat kalian melting. Padahal dilihat dari background karakter Beck yang kaya, bisa saja penulis membuat cerita dengan membawa embel-embel macam kekayaannya untuk membahagiakan sang pujaan hati. Tapi tidak, Sawyer tidak menulis adegan dimana Beck menghabiskan banyak uang hanya untuk menyenangi perempuannya seperti di romance-romance lain. Penulis seperti mengutamakan proses hubungan antara Beck-Sela. Lelaki itu hanya mengeluarkan uang dengan dalih hubungan mereka di awal tentang perjanjian Sugar Baby.
Di awal kau akan dihadapkan dengan karakter Sela yang hancur dan dipenuhi ambisi untuk melancarkan serangan kepada Jonathon Townsend, lambat laun dengan alur cerita yang menurutku lumayan cepat (dilihat dari sisi hubungan Beck-Sela), kau akan lihat perubahan yang berhasil dibuat oleh penulis dari sisi Sela dan Beck memandang hubungan ini. Saking terlarutnya dan lumayan banyak adegan melting diantara keduanya, membuatku berpikir jika dilihat dari segi misi pembalasan dendam Sela, penjelasan misi pembalasan dendam ini terlalu lambat. Apa karena si penulis di novel seri pertama ini hanya berfokus terlebih dahulu dengan hubungan Beck-Sela? Karena cerita ini masih berlanjut di seri Sugar Rush dan Sugar Free.
Bagian favorit dari cerita ini banyak banget, tapi aku kasih sedikit gambaran satu adegan yang masih ‘nemplok’ di kepalaku. Waktu itu Sela ingin buat something special buat surprise-nya Beck, karena Sela tidak tahu banyak apa yang menjadi kesukaan Beck, ya jadi dia buat kue sebisanya dia yang menurutnya disukai semua orang termasuk Beck. Tapi ternyata…. *yuk cekidot!*

*favorit banget bagian ini! Two thumbs up, Sawyer!*


Overall, dilarang keras menyalahkan penulis novel ini, Sawyer Bennett, jika suata saat kalian terkena diabetes. Sosok Beck yang Prince-able siap menginvansi dirimu untuk ketagihan membaca novel ini tanpa ingin berhenti. Sangat disayangkan juga ada beberapa adegan yang aku rasa sayang sekali untuk dipercepat. Aku pribadi sedikit menyesal tidak membeli novel seri pertama ini dalam bentuk paperback. Kalau tahu novel ini bikin mesyem-mesyem dari awal pasti udah beli paperback-nya. Uuuuuuuuuuuuu…. *bibir manyun kesel manjahh*


*Picture taken by myself*


Jadi aku berikan 4,5 tahu bulat untuk Sugar Daddy ini. Wuuuuuuuuu congratulation, Sawyer baby Bennett! *muach* dan jelas novel ini very recommended banget untuk kalian.

P.S.: Jumlah halaman versi e-book yang tertera termasuk dengan excerpt novel lain Sawyer yang berjudul Alex.



Tangerang, 29 Desember 2016

Ms. Smecky