(http://s656.photobucket.com/user/asahaRu/media/re_buku_picture_86477_zps61d31df1.jpg.html)
Judul Buku :
Lover Revealed (Kekasih Yang Terungkap)
Penulis :
J.R. Ward
Alih
Bahasa : Zaki Yamani
Editor :
Reita Ariyanti
Desain
Cover :
Marcel A.W.
Penerbit :
PT. Gramedia Pustaka Utama
ISBN :
978-979-22-9077-6
Jumlah
Halaman : 672
Genre : Paranormal Romance
Harga :
IDR 20.000,-
Sinopsis
Butch O’Neal
adalah petarung sejati. Detektif Pembunuhan yang menjalani kehidupan sulit,
satu-satunya manusia yang diterima di lingkaran Black Dagger Brotherhood. Dan
dia ingin masuk semakin jauh ke dunia vampir agar bisa ikut memerangi para
lesser.
Butch mencintai perempuan vampir, Marissa, bangsawan
cantik yang statusnya jauh lebih tinggi daripada Butch. Jika tak bisa
mendapatkan Marissa, setidaknya dia bisa bertarung bersama para brother.
Ketika mengorbarkan diri untuk menyelamatkan vampir
sipil dari para pembantai, Butch terjatuh ke dalam kekuasaaan kekuatan paling
gelap di peperangan itu. Dan Butch ditinggalkan dalam keadaan sekarat di tengah
hutan. Namun berkat keajaiban dia ditemukan, dan Brotherhood meminta Marissa
untuk menyemangatinya untuk bertahan hidup, kendati bahkan cinta Marissa
mungkin takkan cukup untuk menyelamatkannya….
Review
Mantan detektif yang identik dengan pantang menyerah
dan mempunyai sisi hero complex ini
harus rela mengalami hari sial selama hidupnya. Niat awal ingin membantu vampir
sipil yang terjebak oleh para pembantai—Lesser, berakibat membuatnya diculik
dan disiksa. Lebih parahnya dia bertemu dengan Omega—sosok yang menginginkan
kehancuran kaum vampir. Omega yang cerdik nan misterius melihat kesempatan dari
sosok Butch sebagai koneksinya terhadap apa yang dibenci Omega, yaitu para
Brotherhood. Omega lalu memasukkan bagian tubuhnya di dalam perut Butch yang
mengakibatkannya sekarat.
Sekarat dan sengaja ditinggalkan di hutan, beruntung
sahabatnya Vishous masih bisa merasakan keberadaan si manusia detektif itu. Sehingga
masih ada harapan untuk Butch tetap merasakan udara. Sang sahabat yang sudah
mengeluarkan seluruh tenaganya ternyata tidak cukup membantu Butch, dengan
terpaksa Vishous membawanya ke klinik Havers—adik dari Marissa, wanita yang
membuat Butch jatuh hati padanya.
Merasakan ada yang aneh dengan perasaannya sendiri,
dengan segala upaya akhirnya Marissa dapat menemukan Butch yang dirawat secara
sembunyi-sembunyi di klinik adiknya. Tanpa pikir panjang, Marissa menerobos
masuk ke ruang rawat Butch yang fatalnya detektif itu diduga terkontaminasi
sisi gelap Omega, yang bisa memiliki kecederungan untuk mengkontaminasi orang
lain jika menemui Butch tanpa pakaian pelindung. Dan Marissa baru saja
melakukannya, memaksa wanita cantik itu harus tinggal satu ruangan bersama
Butch sampai semua keadaan dan kekacauan yang membuat adiknya murka itu
membaik.
Berhari-hari dilalui oleh Marissa dan Butch di dalam
ruangan yang sama dalam kecanggungan yang kentara. Butch yang menolak kehadiran
Marissa dan Marissa yang bersikukuh ingin membantu pemulihan Butch. Lagipula,
ada indikasi Marissa terinfeksi, jadi otomatis mereka harus berada di ruangan
yang sama.
Seiring diperbolehkannya Butch untuk kembali bersama
Brotherhood lantas tidak membuat semua masalah selesai begitu saja,
Butch-Marissa seakan diuji oleh problem-problem mereka sendiri. Butch harus
menerima kenyataan bahwa masih ada bagian sisi gelap yang mendiami tubuhnya,
membuatnya mempunyai kekuatan untuk menghacurkan para lesser dengan sekali
hisap. Sedangkan Marissa, sosok wanita dari keluarga terpandang yang muak akan
kehidupannya sendiri, menerima kenyataan pahit bahwa dia diusir oleh Havers di
saat-saat matahari akan muncul. Tak punya pilihan, Marissa meminta tolong pada
Wrath untuk tinggal sementara di tempat tinggal para brother tersebut.
Berbagai macam konflik antara Butch-Marissa terus berlanjut
baik dari konflik luar maupun konflik batin mereka masing-masing. Sampai sebuah
kata cinta terungkap, keduanya harus berjuang diantara ego mereka
masing-masing. Keinginan kuat yang begitu membahayakan mereka beserta hubungan
cinta yang sedang terjalin.
***
Sebelumnya Ms. Smecky tidak menaruh perhatian lebih
untuk novel ke empat seri Black Dagger Brotherhood ini. Kenapa? Karena Smecky
sudah baca buku sebelum ini, berjudul Dark
Lover yang sempat membahas tentang pertemuan antara Marissa dan Butch,
Smecky kurang ngena sama couple ini.
Lalu karena kabar dadakan dari teman Smecky kalau
ada bazaar di Gramedia Alam Sutra, dan teman Smecky ini—sebut saja Tatang, tahu
penulis yang lagi hits di kepala Smecky, doi foto deh buku J.R yang warna
ijo-ijo ande-ande lumut ini. Dengan racun berbunyikan “yaudah beli aja cuk, mumpung 20ribu ini.”. Karena Smecky hanyalah
manusia yang suka jelalatan kalau lihat barang bagus dengan harga bersahabat,
yaiyalah Smecky mau-mau aja.
(Cover versi terjemahan)
(Cover asli versi Goodreads)
Kalau boleh milih, Smecky lebih suka dengan cover
versi aslinya. Lebih HOT! Dan lebih sesuatu. Tapi tenang saja, Smecky masih
bisa memaafkan karena cover versi terjemahan ini juga dengan foto perut ala
roti sobek… *berhenti makan somay sejenak, kemudian bermimpi ketemu pangeran
dengan perut ala roti sobek*
Untuk cerita yang J.R. Ward sajikan, sampai halaman
terakhir penulis menjelaskan dari point
of view penulis. Bagaimana penulis menggambarkan sosok Butch dan Marissa
pun benar-benar terpampang nyata. Smecky sendiri baca cerita halaman per
halaman kadang gereget sendiri sama tingkah mereka.
Konflik yang biasa saja sampai yang menegangkan
dikemas dalam novel ini, ditambah ada momen lucu yang membuat Smecky tertawa
geli sendiri. Dilihat dari cerita yang ada, si penulis seakan berfokus pada
konflik batin pasangan tersebut, bagaimana keras kepalanya, bagian masing-masing
mereka yang merasa kurang untuk satu sama lain, dan dipulihkan sendiri dengan
proses pendewasaan mereka sendiri.
Smecky senang karena penulis bisa dengan baik
menceritakan setiap perkembangan Marissa. Smecky sebagai penonton seperti
disajikan sebuah film tentang sosok Marissa yang berawal dengan gadis dari
kelas bangsawan berikut dengan tata karma yang menyertainya, digiring menjadi
pribadi yang kuat karena situasi yang membuatnya belajar, bukan hanya dari segi
penampilan Marissa yang penulis buat menjadi berubah, melainkan pendewasaan
diri Marissa juga termasuk dalam cerita ini.
Awalnya Smecky sempat sebal karena pasangan
Butch-Marissa ini sering gontok-gontokkan akhirnya mereka bisa merenung dan
belajar sendiri kesalahan mereka. Karena Smecky pencinta wanita badass garis keras, awalnya sempat sebal
dengan karakter Marissa yang terkesan polos minta ampun dan terkesan lemah ini.
Pfffttt!
Bagian favorit Smecky dari keseluruhan cerita ini
banyak banget. Beberapa seperti dari pencarian jejak-jejak keturunan vampir dalam
diri Butch, terus ada juga bagian dimana ketika adegan perubahan Butch menjadi vampir—bagian
favorit banget karena Smecky sendiri sampai spechless. Nah dibawah ini ada yang
sudah Smecky tandai sebagai bagian yang disukai juga. Disini Smecky merasa
kalau karakter Butch benar-benar oh-so-Butch!
Sekaligus bagian ini sebagai pertanda semakin banyaknya problem yang dihadapi
oleh pasangan tersebut.
Saat
mereka saling pandang, Butch merasakan pikirannya berteriak: Aku mencintai perempuan ini. Aku
mencintainya sampai mati.
Dan
ia ingin Marissa tahu itu.
Butch
membelai pipi Marissa dengan jempolnya dan rasanya memalukan karena dirinya
tidak berbakat dalam merangkai kata. Ia ingin mengatakan sesuatu yang cerdas
dan lembut, untuk memberikan pendahuluan sebelum menyatakan cinta. Tetapi ia
tidak menemukan kata-kata.
Jadi
Butch berkata tanpa berpikir, dengan cirri khasnya yang miskin kata-kata
indah, “Aku mencintaimu.”
Marissa
membelalak.
Oh,
Sial. Berlebihan, terlalu cepat—
Marissa
merangkul leher Butch dan memeluknya erat-erat, mebenamkan kepalanya di dada.
Saat Butch membalas rangkulan Marissa dan siap untuk berubah menjadi orang
yang tolol,….
|
Dari semua yang Smecky suka, ada bagian yang Smecky
sebel, yaitu penjelasan lebih detail hubungan darah antara Wrath dan Butch
seakan tidak dijelaskan melainkan hanya diungkapkan oleh beberapa tokoh.
Sepertinya bisa jadi penulis menyimpan bagian yang tidak dijelaskan ini untuk
project novel berikutnya.
Overall, cerita ini menghibur dan worth it. Recommended juga bisa, cyn. Tidak menyesal untuk novel ke empat di seri
Black Dagger Brotherhood ini.
Soal rating, Smecky akan jelaskan untuk review pertama Smecky ini. Berhubung
rating menggunakan bintang sudah mainstream
sekali, di blog ini Smecky akan menggunakan TAHU BULAT sebagai alat rating-nya. Untuk novel J.R. Ward ini
Smecky kasih rating….. EMPAT TAHU BULAT!
Yyyyyyeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee……………
Tangerang, 10
Desember 2016
Tertanda, Smecky
yang sedang sakit punggung…hahahahah







Tidak ada komentar:
Posting Komentar